Tema kita pada pagi hari ini ada tentang sifat malu

Malu adalah sebuah sifat sekaligus sikap yang harus ada pada setiap mukmin

Malu adalah suatu sifat yang membuat seorang mukmin takut mengerjakan sesuatu yang buruk, yang tercela dan yang menyalahi norma social atau agama

 

Orang yang pikirannya waras pasti akan malu berjalan di jalan umum dengan telanjang, karena hanya orang gila saja yang sanggup melakukannya, jadi kalua ada orang dewasa telanjang sambal jalan jalan itu pasti orang gila

 

Orang gila tidak lagi memiliki rasa malu, orang yang tidak memiliki rasa malu akan berbuat sekehendak hatinya tanpa memperdulikan lingkungan sekitarnya

 

Orang gila kan seperti itu, berbuat sekehendak hatinya tanpa rasa malu. Nah menurut hadis nabi ;

IZA LAM TASTAHI jika kami tidak malu kata nabi, FASNA MASYITA berbuatlah sesukamu

 

Jadi jika ada orang yang tidak lagi memiliki rasa malu maka kemungkinannya hanya dua

Pertama bisa jadi dia adalah orang yang tidak percaya pada ajaran agama, kedua dia adalah orang yang akalnya kurang sehat. Dengan kata lain apa, dengan kata lain orang yang tidak punya rasa malu kalua tidak atheis ya orang gila.

 

Oleh sebab itu nabi pernah mengatakan : ALHAYAU MINAL IMAN, sifat malu itu merupakan bagian dari iman.

 

Orang yang beriman pasti akan malu melakukan perbuatan yang buruk, dia akan malu mengambil hak yang bukan miliknya, kalua sebagai pejabat dia akan malu disebut koruptor, kalua dia seorang pedagang dia akan malu disebut curang atau penipu, kalua dia seorang pelajar dia akan malu disebut tukang nyontek, kalua dia kebetulan tokoh masyarakat dia akan malu kalau2 selingkuhnya diketahui orang banyak, apalagi jika seorang ulama pasti akan lebih malu lagi jika dia tidak bisa menunjukan akhlakul karimah ; contoh perilaku berbudi luhur bagi jamaahnya.

 

Rasa malu untuk melakukan perbuatan tercela, baik malu itu kepada diri sendiri atau malu kalua nanti orang lain akan mencemooh dirinya, merupakan rasa malu yang harus dimiliki setiap mukmin. Dengan demikian malu itu akan mendatangkan kebaikan bagi dirinya.

 

Apa kata nabi ; ALHAYAU LA YATI ILLA BILKHOIR;  malu itu tidak mendatangkan kecuali yang baik baik

 

Kalau jaman sekarang semakin banyak orang yang tidak memiliki rasa malu, itu karena jaman sekarang susah membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, yang manfaat dan mudharat. Sekarang kan kabur remang remang , karena orang jaman sekarang banyak yang mengabaikan petuah agama. gemerlap dunia telah membutakan mata banyak orang dan kini uang mampu membungkam mulut banyak orang untuk mengatakan yang hak.

 

Jadi pemimpin berkhianat, jadi rakyat membelot jadi ulama berdusta, jadi guru cabul, jadi murid tukang ngamuk jadi pejabat korupsi, bagaimana sih, kok mereka tidak malu ya.

 

Orang yang tidak punya sifat malu berarti tidak berhak mendapatkan kepercayaan. Jangan pernah percaya atau mempercayai orang yang tidak punya malu. Hati hati jika kita menitipkan barang kepada orang yang tidak punya rasa malu bisa gawat, bisa bisa barang kita diakunya.

Pejabat yang tidak punya malu jangan dipercaya lagi bisa bisa kata seorang pejabat itu sendiri ; bisa hancur negeri ini.

 

Demikianlah, iza lam tastahi fasna masyita, jika tidak merasa malu berbuatlah sesukamu

Seolah nabi ingin mengatakan jika engkau tidak merasa malu, mendingan jadi orang gila saja sekalian.

Author: zannoism

Zannoism.com adalah tempat dimana Zannoism melayani kebutuhan pribadi desain istimewa anda dengan secara mudah lewat jaringan online. Kunjungi juga manajemen-pemasaran.com untuk mendapatkan referensi manajemen terbaik dalam format digital secara lengkap dan terjangkau.

Leave a Reply